PJJ
<!–[if !supportLists]–> I. <!–[endif]–>Rencana individu
<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>Tujuan
saya ingin selesai kuliah dengan predikat sangat memuaskan.
<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>Target
Berhasil mencapai predikat 3.41 dari sebelumnya yang hanya 3.11
<!–[if !supportLists]–>c. <!–[endif]–>Tugas
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Rajin belajar sesuai dengan bidang studi akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mengulang kembali mata pelajaran yang di berikan pada malam hari
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Membaca buku akuakultur di perpustaka
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Rajin bertanya saat sedang belajar didalam kelas
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mengikuti jam belajar tambahan dalam bidang akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mencari guru les akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Belajar dengan kak ira yang telah menguasai bidang study akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Membeli buku referensi akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Membeli foster-foster yang bersangkutan bidang study akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mengerjakan latihan-latihan bidang study akuakultur
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Sering berdiskusi bersama teman-teman
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Menganalisis cara kerja pelakuan akuakultur yang ada di sekitar lingkungan
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mencari informasi bidang study akuakultur yang terbaru di internet
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mengurangi menonton tv
<!–[if !supportLists]–> II. <!–[endif]–>Makalah Pembelajaran jarak Jauh
<!–[if !supportLists]–>a. <!–[endif]–>Latar belakang
Teknologi sangat memperngaruhi orang dalam memperoleh informasi dan data dalam berbagai jenis. Terkadang hal ini menjadi kendala teknis yang utama. Dalam perkulaihan jarak jauh hal ini akan membatasi proses pembelajaran siswa. Kecepatan koneksi akan mempengaruhi dalam proses transfer data. Pertama kali kita harus memilih teknologi yang digunakan dan hanya diperlukan dalam perkuliahan.
Sistem pembelajaran jarak jauh ini lebih menempatkan dosen sebagai fasilitator dan siswa melakukan aktivitas belajar sendiri, yang disebut belajar mandiri. (student-led). Pengajar bertindak sebagai fasilitator dalam pemberian materi secara terstruktur, pemberian motivasi belajar, mengontrol kemajuan siswa, dan mengevaluasi apa yang telah diterima mahasiswa. Model ini akan menuntut siswa lebih mandiri.
Namun pada dasarnya pada sistem ini dimungkinkan siswa mampu bertindak sebagai sumber informasi atau materi. Yaitu dengan cara memberikan kebebasan siswa dalam mengaktualisasikan diri dalam memberikan pemikiran, ide dan gagasan yang diujudkan dalam karya tulis yang dapat dipublikasikan.
<!–[if !supportLists]–>b. <!–[endif]–>Tujuan
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Menghemat biaya
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Memperbaiki Sistem Pengajaran
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Meratakan pendidikan diseluruh penjuru tanah air
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>mempleksibelkan waktu belajar
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Lebih nyaman
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Kebebasan siswa dan Universalitas
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Kemudahan Pengajar
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Materi kuliah yang lebih dinamis
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Skalabilitas yang lebih luas
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Membentuk sebuah komunitas
<!–[if !supportLists]–>c. <!–[endif]–>Konsep belajar jarak jauh
Konsep dari suatu pendidikan adalah terbentuknya suatu komunitas dimana mereka berkumpul pada waktu dan tempat yang sama serta saling bertukar informasi, konsep tersebut sedikit berubah seiring dengan berjalannya waktu, media informasi lain seperti surat, koran, radio, televisi, internet merupakan beberapa contoh media untuk mendapatkan informasi yang tidak mengharuskan bagi mereka untuk berada pada suatu tempat dan waktu yang sama lagi.
Seperti bidang-bidang lainnya, bidang pendidikan pun dapat memanfaatkan internet sebagai sarana interaksi dalam sistem perkuliahan, baik pengaksesan materi, diskusi, pengerjaan ujian, dan kegiatan lainnya, yang selanjutnya disebut dengan sistem pendidikan jarak jauh, dalam hal ini sistem pendidikan jarak jauh yang difokuskan adalah sebuah sistem yang memanfaatkan metode web sebagai sarana interaksi perkuliahannya.
Pada perkembangannya, suatu website digunakan tidak hanya sebagai pusat informasi, melainkan juga digunakan sebagai media interaksi beberapa pengguna, sebagai contoh, suatu pengguna dapat memberi masukan ke suatu website, dimana masukan tersebut akan mempengaruhi informasi yang nantinya akan diakses oleh pengguna lain.
Untuk mewujudkan suatu layanan web seperti yang diutarakan diatas, sistem yang dibuat minimal terdiri dari web server, bahasa pemrograman untuk dynamic website, dan database sebagai sarana penyimpanan data-data. Dalam hai ini web server digunakan untuk melayani segala proses pengadaan file-file yang digunakan untuk website, sampai pengaturan koneksi client-server, sedang bahasa pemrograman dynamic website digunakan sebagai dasar pembuatan halaman-halaman website yang dinamis yang berarti halaman tersebut dapat berinteraksi dengan pengguna ataupun layanan lainnya, seperti database ataupun file, sehingga secara tidak langsung halaman itu juga berfungsi sebagai penjembatan antara aksi yang dilakukan oleh pengguna atau pengakses website dengan akibat yang akan diterapkan terhadap layananan lainnya, misalkan database, Database itu sendiri dalam sistem ini akan digunakan sebagai sarana penyimpanan data secara terstruktur, dalam hal ini adalah media penyimpan yang dapat diketahui relasi atau hubungan antara beberapa data lainnya yang bertipe sama.
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE \* MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Pengguna |
|
Pengguna |
|
File-file Website |
|
Pemrograman Dynamic website |
|
Database |
|
Layanan lain |
|
Web Server |
<!–[if !vml]–>
<!–[endif]–><!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
<!–[if !supportLists]–>d. <!–[endif]–>Rancangan program induvidu
<!–[if !supportLists]–>ÿ <!–[endif]–>Tujuan
Saya ingin meningkatkan tofel sebesar 300
<!–[if !supportLists]–>ÿ <!–[endif]–>Target
Berhasil lulus dengan tofel 450.
<!–[if !supportLists]–>ÿ <!–[endif]–>Tugas
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Belajar dengan indri yang pintar bahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Membeli kamus bahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Lebih banyak mendengar lagu-lagu bahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Lebih banyak mendengar percakapan bahasa inggris di CD
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mengerjakan latihan soal
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mencari guru les bahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Mengikuti acara-acara tv yang berbasis bahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Membeli film anak-anak yang berbahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–>Memasang foster-foster gambar bahasa inggris
<!–[if !supportLists]–>Q <!–[endif]–> Sering mengucapkan kata-kata bahasa inggris